Berapa Kg Adonan yang Bisa Diproses Sekali Mixing? Ini Cara Menghitungnya | Blog Fomac
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
Selamat Datang Di Fomac Indonesia
Mesin Kami Solusi Anda

Berapa Kg Adonan yang Bisa Diproses Sekali Mixing? Ini Cara Menghitungnya

Diposting oleh : fomac indonesia
30 June 2026 | 09:52 WIB

Berapa Kg Adonan yang Bisa Diproses Sekali Mixing? Ini Cara Menghitungnya

Source: Fomac Indonesia

Salah satu pertanyaan yang paling sering ditanyakan customer saat datang ke showroom adalah:

"Mixer ini bisa buat berapa kilogram adonan sekali mixing?"

Pertanyaan ini sangat wajar.

Karena banyak calon pembeli ingin mengetahui apakah kapasitas mixer cukup untuk kebutuhan produksinya.

Namun ada satu hal penting yang sering disalahpahami.

Kapasitas tepung tidak sama dengan kapasitas adonan.

 

Kapasitas Tepung vs Kapasitas Adonan

Pada spesifikasi mixer biasanya yang dicantumkan adalah:

kapasitas tepung

 

Misalnya:

DMX-B15

Kapasitas tepung:

2,5 kg

Banyak orang mengira hasil akhirnya juga 2,5 kg adonan.

Padahal tidak.

Karena dalam proses pembuatan adonan akan ditambahkan:

  • Air
  • Gula
  • Telur
  • Mentega
  • Susu
  • Bahan lainnya

Akibatnya berat adonan menjadi lebih besar.

 

Cara Menghitung Kapasitas Adonan

Secara sederhana:

Berat Adonan ≈ 1,6 – 1,8 × Berat Tepung

 

Contoh:

Tepung:

2,5 kg

Maka hasil adonan biasanya sekitar:

4–4,5 kg

Tergantung resep yang digunakan.

 

Contoh Kapasitas Beberapa Mixer

DMX-B10A

Kapasitas tepung:

1,75 kg

Perkiraan hasil adonan:

± 3 kg

Cocok untuk:

  • Home bakery
  • Donat
  • Roti manis
  • Produksi kecil

 

DMX-B15

Kapasitas tepung:

2,5 kg

Perkiraan hasil adonan:

± 4–4,5 kg

Salah satu kapasitas yang paling sering dicari UMKM bakery.

 

DMX-B20

Kapasitas tepung:

3,25 kg

Perkiraan hasil adonan:

± 5–6 kg

Cocok untuk bakery yang sedang berkembang.

 

Bagaimana dengan Spiral Mixer?

Spiral mixer biasanya memiliki kapasitas tepung yang lebih besar karena memang dirancang khusus untuk adonan roti.

 

SMX-R10

Kapasitas tepung:

4 kg

Perkiraan hasil adonan:

± 6,5–7 kg

Tipe ini cukup populer untuk usaha roti yang ingin meningkatkan kapasitas produksi.

 

SMX-R20

Kapasitas tepung:

8 kg

Perkiraan hasil adonan:

± 13–14 kg

Cocok untuk bakery dengan produksi yang lebih tinggi.

 

SMX-R30

Kapasitas tepung:

12 kg

Perkiraan hasil adonan:

± 20 kg

Pilihan menarik untuk usaha yang memiliki target produksi besar.

 

Kenapa Banyak Customer Salah Menghitung?

Karena mereka biasanya berpikir:

"Kalau kapasitas tepung 4 kg berarti hasil adonannya juga 4 kg."

Padahal kenyataannya tidak demikian.

Setelah bahan tambahan dimasukkan, berat akhir adonan bisa jauh lebih besar.

Karena itu saat memilih mixer, yang perlu diperhatikan bukan hanya kapasitas bowl, tetapi juga kapasitas tepung dan target produksi harian.

 

Contoh Kasus Nyata

Misalnya Anda memproduksi:

200 burger bun per hari.

 

Berat adonan:

70 gram per pcs.

 

Maka kebutuhan adonan:

200 × 70 gram = 14 kg adonan.

Jika menggunakan mixer dengan hasil adonan 4 kg per batch:

Maka diperlukan sekitar:

3–4 kali mixing.

Perhitungan seperti ini sangat membantu saat menentukan kapasitas mixer yang tepat.

 

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Hanya Melihat Ukuran Bowl

Padahal kapasitas tepung jauh lebih penting.

  • Tidak Menghitung Berat Adonan

Akibatnya kapasitas yang dipilih kurang sesuai.

  • Tidak Memperhitungkan Pertumbuhan Usaha

Padahal produksi biasanya meningkat.

  • Membeli Berdasarkan Harga

Tanpa menghitung kebutuhan produksi harian.

 

Kapan Harus Memilih Kapasitas Lebih Besar?

  • Biasanya ketika:
  • Produksi terus meningkat
  • Memiliki reseller
  • Target ekspansi usaha
  • Jumlah batch mulai terlalu banyak

Dalam kondisi tersebut, kapasitas yang lebih besar sering kali lebih efisien.

 

FAQ

Berapa kg adonan yang bisa diproses sekali mixing?

Tergantung kapasitas tepung dan resep yang digunakan.

Apakah kapasitas tepung sama dengan kapasitas adonan?

Tidak. Berat adonan biasanya lebih besar karena adanya bahan tambahan seperti air, gula, dan telur.

Kenapa kapasitas adonan berbeda-beda?

Karena setiap resep memiliki komposisi bahan yang berbeda.

Apa yang harus diperhatikan saat memilih mixer?

Kapasitas tepung, target produksi harian, dan rencana pertumbuhan usaha.

 

Kunjungi Showroom Fomac Medan

Showroom Fomac Medan

Jl. Bandung No.31E 32, Ps. Baru, Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

 

Telepon: (021) 2951 4991

WhatsApp: 0812-1323-9988

Masih bingung menghitung kebutuhan kapasitas mixer? Tim Fomac Medan siap membantu menghitung kebutuhan produksi dan merekomendasikan mixer yang sesuai dengan usaha Anda.

 

Kesimpulan

Pertanyaan "berapa kilogram adonan yang bisa diproses sekali mixing?" tidak bisa dijawab hanya dengan melihat ukuran bowl.

Yang perlu diperhatikan adalah kapasitas tepung, resep yang digunakan, dan target produksi harian.

Dengan memahami perhitungan ini, Anda bisa memilih mixer yang lebih tepat dan menghindari kesalahan investasi yang sering terjadi pada banyak UMKM bakery.

 

Hai! Selamat datang di website FOMAC!

Fomin siap membantu Anda. Jangan ragu untuk memberi tahu Fomin kebutuhan kamu.

Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami