Cara Menghitung Kapasitas Mixer Bakery Berdasarkan Target Produksi Harian | Blog Fomac
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
Selamat Datang Di Fomac Indonesia
Mesin Kami Solusi Anda

Cara Menghitung Kapasitas Mixer Bakery Berdasarkan Target Produksi Harian

Diposting oleh : fomac indonesia
11 June 2026 | 15:05 WIB

Cara Menghitung Kapasitas Mixer Bakery Berdasarkan Target Produksi Harian

google

Salah satu kesalahan paling umum saat membeli mixer bakery adalah memilih kapasitas hanya berdasarkan harga atau ukuran bowl.

Padahal yang lebih penting adalah:

Berapa target produksi harian usaha Anda?

Banyak pelaku UMKM membeli mixer yang terasa cukup hari ini, tetapi beberapa bulan kemudian sudah kewalahan karena pesanan meningkat.

Karena itu sebelum membeli mixer, sebaiknya lakukan perhitungan sederhana terlebih dahulu.

 

Kenapa Kapasitas Mixer Sangat Penting?

Kapasitas mixer akan mempengaruhi:

? Jumlah batch produksi

? Waktu kerja karyawan

? Efisiensi operasional

? Kemampuan menerima pesanan tambahan

? Potensi pertumbuhan usaha

Semakin tepat kapasitas yang dipilih, semakin efisien proses produksi yang dijalankan.

 

Kesalahan yang Sering Terjadi

 

Misalnya:

Target produksi:

200 roti per hari.

Namun membeli mixer yang hanya cocok untuk 50–80 roti per hari.

Akibatnya:

  • Mixing harus berulang kali
  • Produksi lebih lama
  • Karyawan lebih lelah
  • Sulit menerima pesanan tambahan

Dalam jangka panjang, biaya operasional bisa menjadi lebih tinggi.

Langkah 1: Hitung Jumlah Produk yang Diproduksi

Contoh:

Target:

200 roti sobek per hari.

Atau:

150 burger bun per hari.

Atau:

100 cinnamon roll per hari.

Angka ini menjadi dasar perhitungan berikutnya.

Langkah 2: Hitung Berat Adonan per Produk

Contoh:

Burger Bun

70 gram

Roti Sobek

60 gram

Cinnamon Roll

80 gram

Korean Garlic Bread

80 gram

Setiap produk memiliki kebutuhan adonan yang berbeda.

Langkah 3: Hitung Total Kebutuhan Adonan Harian

Contoh:

200 burger bun

× 70 gram

=

14.000 gram

=

14 kg adonan

per hari.

Langkah 4: Hitung Jumlah Batch yang Dibutuhkan

Di sinilah pemilihan mixer mulai berperan.

Misalnya target:

14 kg adonan per hari.

Jika menggunakan mixer yang terlalu kecil:

5–6 batch per hari.

Jika menggunakan mixer yang lebih sesuai:

2–3 batch per hari.

Selisih waktu yang dihemat bisa sangat besar.

 

Contoh Simulasi Produksi

Bakery A

Target:

100 roti per hari.

Masih menggunakan kapasitas kecil.

Total:

5 batch produksi.

Bakery B

Target:

100 roti per hari.

Menggunakan kapasitas yang lebih sesuai.

Total:

2–3 batch produksi.

Hasilnya:

Bakery B memiliki waktu lebih banyak untuk:

  • Pengemasan
  • Penjualan
  • Pengiriman
  • Produksi tambahan

 

Kapan Memilih Planetary Mixer?

Planetary mixer cocok jika usaha memproduksi berbagai jenis produk seperti:

  • Donat
  • Cake
  • Bolu
  • Butter cream
  • Burger bun
  • Roti manis

Karena sifatnya lebih fleksibel.

Contoh Produk

DMX-B10A

  • Bowl 10 liter
  • Kapasitas tepung 1,75 kg

Cocok untuk UMKM yang sedang berkembang.

DMX-B15

  • Bowl 15 liter
  • Kapasitas tepung 2,5 kg

Cocok untuk bakery yang mulai memiliki produksi lebih tinggi.

DMX-B20

  • Bowl 20 liter
  • Kapasitas tepung 3,25 kg

Pilihan menarik bagi bakery yang ingin meningkatkan kapasitas produksi.

 

Kapan Memilih Spiral Mixer?

Jika fokus utama adalah:

  • Roti sobek
  • Burger bun
  • Pizza dough
  • Frozen dough
  • Roti manis

maka spiral mixer mulai memberikan keuntungan.

Karena dirancang khusus untuk adonan roti.

Contoh Produk

SMX-R10

  • Bowl 10 liter
  • Kapasitas tepung 4 kg

Salah satu pilihan spiral mixer yang cukup ekonomis untuk UMKM.

 

Jangan Hanya Menghitung Kebutuhan Hari Ini

Ini kesalahan yang paling sering terjadi.

Misalnya saat ini:

100 roti per hari.

Namun target tahun depan:

300 roti per hari.

Jika hanya membeli berdasarkan kebutuhan saat ini, kemungkinan besar mixer akan terasa kurang dalam waktu singkat.

 

Rumus Sederhana yang Bisa Digunakan

Sebelum membeli mixer, tanyakan:

Produksi Saat Ini

Berapa produk per hari?

Produksi 1 Tahun Mendatang

Berapa target pertumbuhan?

Apakah Akan Menambah Reseller?

Apakah Akan Menambah Cabang?

Apakah Akan Menambah Produk Baru?

Jawaban dari pertanyaan ini biasanya lebih penting daripada sekadar melihat harga mesin.

 

Studi Kasus Nyata UMKM Bakery

Tahun pertama:

80 roti per hari

Promosi online

Masuk reseller

Produksi menjadi 200 roti per hari

Masuk coffee shop

Produksi menjadi 350 roti per hari

Banyak UMKM mengalami pertumbuhan seperti ini.

Karena itu kapasitas produksi perlu dipersiapkan sejak awal.

 

FAQ

Apa ukuran mixer yang cocok untuk usaha bakery pemula?

Tergantung target produksi harian dan rencana pengembangan usaha.

Apakah kapasitas bowl menentukan kapasitas produksi?

Tidak selalu. Kapasitas tepung dan jenis mixer juga perlu diperhatikan.

Kapan harus upgrade mixer?

Ketika jumlah batch mulai terlalu banyak dan produksi mulai menghambat pertumbuhan usaha.

Planetary atau spiral mixer lebih baik?

Tergantung jenis produk yang diproduksi dan target kapasitas usaha.

 

Kunjungi Showroom Fomac Medan

Showroom Fomac Medan

Jl. Bandung No.31E 32, Ps. Baru, Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

Telepon: (021) 2951 4991

WhatsApp: 0812-1323-9988

Tim Fomac siap membantu menghitung kebutuhan kapasitas mixer yang sesuai dengan target produksi dan rencana pengembangan usaha Anda.

 

Kesimpulan

Memilih mixer bakery tidak boleh hanya berdasarkan harga atau ukuran bowl. Yang lebih penting adalah menghitung target produksi harian dan rencana pertumbuhan bisnis.

Hai! Selamat datang di website FOMAC!

Fomin siap membantu Anda. Jangan ragu untuk memberi tahu Fomin kebutuhan kamu.

Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami