Penyebab Donat Menyerap Banyak Minyak Saat Digoreng: 10 Kesalahan yang Sering Terjadi | Blog Fomac
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
Selamat Datang Di Fomac Indonesia
Mesin Kami Solusi Anda

Penyebab Donat Menyerap Banyak Minyak Saat Digoreng: 10 Kesalahan yang Sering Terjadi

Diposting oleh : fomac indonesia
15 June 2026 | 13:20 WIB

Penyebab Donat Menyerap Banyak Minyak Saat Digoreng: 10 Kesalahan yang Sering Terjadi

google

Salah satu masalah yang paling sering dialami pelaku usaha donat adalah hasil gorengan yang terlalu berminyak.

Saat baru diangkat dari penggorengan, donat terlihat bagus. Namun beberapa menit kemudian permukaannya menjadi basah oleh minyak dan teksturnya terasa berat.

Masalah ini tidak hanya memengaruhi kualitas produk, tetapi juga dapat mengurangi minat pelanggan untuk membeli kembali.

Jika Anda mengalami kondisi tersebut, kemungkinan ada beberapa kesalahan dalam proses produksi yang perlu diperbaiki.

 

Mengapa Donat Bisa Menyerap Banyak Minyak?

Saat digoreng, donat akan kehilangan sebagian kadar air dan membentuk rongga-rongga kecil di dalam adonan.

Jika proses produksi tidak berjalan dengan baik, rongga tersebut justru akan menyerap minyak dalam jumlah berlebihan.

Akibatnya:

  • Donat terasa berat
  • Tekstur kurang lembut
  • Cepat enek saat dimakan
  • Penampilan kurang menarik

 

1. Adonan Belum Kalis Sempurna

Struktur gluten yang kurang terbentuk membuat donat tidak mampu mempertahankan bentuk dan kelembapannya saat digoreng.

Akibatnya minyak lebih mudah masuk ke dalam adonan.

Ini merupakan salah satu penyebab paling umum pada usaha donat rumahan.

 

2. Fermentasi Kurang Maksimal

Donat yang kurang mengembang sebelum digoreng biasanya memiliki tekstur lebih padat.

Saat masuk ke minyak panas, bagian dalam belum memiliki cukup ruang udara sehingga minyak lebih mudah terserap.

 

3. Overproof atau Fermentasi Terlalu Lama

Sebaliknya, fermentasi yang terlalu lama juga bisa menjadi masalah.

Donat yang overproof cenderung memiliki struktur yang lemah sehingga mudah menyerap minyak ketika digoreng.

 

4. Suhu Minyak Terlalu Rendah

Ini adalah kesalahan yang sangat sering terjadi.

Jika suhu minyak terlalu rendah:

  • Donat matang lebih lama
  • Permukaan tidak cepat membentuk lapisan pelindung
  • Minyak lebih banyak masuk ke dalam adonan

Akibatnya hasil donat menjadi sangat berminyak.

 

5. Suhu Minyak Terlalu Tinggi

Suhu yang terlalu panas juga tidak ideal.

Bagian luar donat akan cepat matang sementara bagian dalam belum matang sempurna.

Hal ini dapat menyebabkan tekstur yang tidak konsisten.

 

6. Terlalu Banyak Tepung Saat Membentuk Donat

Banyak pelaku usaha menggunakan tepung tambahan saat membentuk adonan.

Jika terlalu banyak:

  • Tepung terlepas ke minyak
  • Minyak menjadi cepat kotor
  • Hasil gorengan lebih berminyak

 

7. Komposisi Air Tidak Tepat

Adonan yang terlalu basah sering menghasilkan donat yang menyerap lebih banyak minyak.

Sebaliknya adonan yang terlalu kering juga dapat menyebabkan tekstur menjadi kurang baik.

Keseimbangan formulasi sangat penting.

 

8. Minyak Goreng Sudah Terlalu Lama Digunakan

Minyak yang sudah berulang kali digunakan akan mengalami penurunan kualitas.

Akibatnya:

  • Warna donat lebih gelap
  • Aroma berubah
  • Penyerapan minyak meningkat

 

9. Donat Tidak Ditiriskan dengan Baik

Setelah digoreng, donat membutuhkan proses penirisan yang cukup.

Jika langsung diberi topping atau dikemas:

  • Minyak masih menempel
  • Permukaan terlihat basah
  • Umur simpan berkurang

 

10. Produksi Tidak Konsisten

Masalah klasik pada banyak UMKM bakery.

Hari ini hasil donat bagus.

Besok berbeda.

Lusa berbeda lagi.

Biasanya penyebabnya adalah:

  • Takaran bahan berubah
  • Waktu mixing tidak sama
  • Suhu fermentasi berbeda
  • Suhu minyak tidak terkontrol

 

Mengapa Proses Mixing Penting untuk Donat?

 

Banyak orang hanya fokus pada proses penggorengan.

Padahal kualitas donat sebenarnya sudah ditentukan sejak tahap mixing.

Mixing yang baik membantu:

  • Membentuk gluten
  • Menjaga struktur adonan
  • Membantu fermentasi
  • Menghasilkan tekstur yang lebih lembut

Karena itu banyak pelaku usaha mulai memperhatikan kualitas proses mixing untuk menjaga konsistensi hasil.

 

Mixer yang Banyak Digunakan untuk Produksi Donat

Fomac menyediakan beberapa pilihan mixer yang cocok untuk usaha donat dan bakery.

 

Fomac DMX-B10

Cocok untuk UMKM yang baru memulai usaha donat.

Fomac DMX-B10A

Pilihan untuk usaha yang mulai berkembang dan memiliki pesanan rutin.

Fomac DMX-B15

Sering digunakan oleh bakery dengan volume produksi lebih tinggi.

Fomac DMX-B15A

Cocok untuk usaha yang melayani reseller dan coffee shop.

Fomac DMX-H10

Pilihan bagi usaha yang membutuhkan kapasitas produksi lebih besar.

 

Cara Membuat Donat Lebih Ringan dan Tidak Berminyak

Beberapa langkah yang dapat diterapkan:

  • Pastikan adonan kalis dengan baik
  • Gunakan ragi yang masih aktif
  • Perhatikan waktu fermentasi
  • Jaga suhu minyak tetap stabil
  • Gunakan minyak berkualitas baik
  • Terapkan SOP produksi yang konsisten

 

FAQ

Kenapa donat saya berminyak?

Penyebabnya bisa berasal dari suhu minyak yang terlalu rendah, fermentasi yang kurang tepat, atau struktur adonan yang belum optimal.

 

Apakah adonan yang tidak kalis membuat donat berminyak?

Ya. Struktur gluten yang kurang baik dapat menyebabkan minyak lebih mudah terserap ke dalam donat.

 

Berapa suhu ideal menggoreng donat?

Suhu harus stabil agar bagian luar cepat terbentuk tanpa membuat bagian dalam gagal matang.

 

Mixer apa yang cocok untuk usaha donat?

DMX-B10, DMX-B10A, DMX-B15, DMX-B15A, dan DMX-H10 dapat dipilih sesuai kebutuhan produksi.

 

Kunjungi Showroom Fomac Medan

 

Showroom Fomac Medan

Jl. Bandung No.31E 32, Ps. Baru, Kec. Medan Kota, Kota Medan, Sumatera Utara 20212

 

Telepon: (021) 2951 4991

WhatsApp: 0812-1323-9988

Konsultasikan kebutuhan usaha donat dan bakery Anda bersama tim Fomac untuk mendapatkan rekomendasi mixer yang sesuai.

 

Kesimpulan

Donat yang terlalu berminyak biasanya disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, mulai dari kualitas adonan, fermentasi, suhu minyak, hingga konsistensi produksi.

Dengan memahami penyebabnya dan menerapkan proses yang lebih terkontrol, pelaku usaha dapat menghasilkan donat yang lebih ringan, empuk, dan disukai pelanggan.

a

Hai! Selamat datang di website FOMAC!

Fomin siap membantu Anda. Jangan ragu untuk memberi tahu Fomin kebutuhan kamu.

Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami