Pentingnya Memanaskan Oven Sebelum Digunakan: Biar Roti Nggak Zonk! | Blog Fomac
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
Selamat Datang Di Fomac Indonesia
Mesin Kami Solusi Anda

Pentingnya Memanaskan Oven Sebelum Digunakan: Biar Roti Nggak Zonk!

Diposting oleh : Fomac Indonesia
28 November 2025 | 17:47 WIB

Source: google

Bagi para pengusaha bakery, hotel, café, maupun UMKM yang bergerak di bidang pastry, kualitas produk adalah segalanya. Salah satu penyebab roti bantat, bagian bawah gosong, atau warna roti tidak merata adalah karena oven tidak dipanaskan (pre-heat) sebelum digunakan.
Padahal, teknik sederhana ini sangat menentukan hasil akhir adonan bahkan bisa meningkatkan efisiensi waktu dan bahan baku.

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa pre-heat itu wajib? apa risikonya kalau tidak dilakukan, serta bagaimana memastikan oven bekerja optimal. Di bagian akhir, kamu juga akan mendapatkan rekomendasi oven paling cocok untuk usaha: Fomac Gas Oven BOV-ARF40H.


Apa Itu Pre-Heat Oven?

Pre-heat adalah proses memanaskan oven terlebih dahulu hingga mencapai suhu yang dibutuhkan sebelum adonan dimasukkan.
Tujuannya sederhana: mempersiapkan lingkungan panas yang stabil agar adonan bisa mengembang dan matang dengan sempurna sejak detik pertama pemanggangan.

Untuk usaha, pre-heat adalah standar operasional yang wajib dilakukan — bukan sekadar tips rumahan.


Kenapa Oven Harus Dipanaskan Terlebih Dahulu?

Adonan Butuh “Heat Shock” untuk Mengembang Sempurna

Ketika adonan roti masuk ke oven yang sudah panas stabil, ragi akan bereaksi lebih cepat dan mengembang maksimal.
Jika oven masih dingin, adonan tidak mendapat dorongan panas awal, sehingga hasilnya bisa:

  • Roti bantat

  • Tekstur padat di tengah

  • Tidak naik sesuai standar produksi

Ini berpotensi menyebabkan gagal batch dan membuang bahan baku.


Warna Roti Lebih Cantik dan Merata

Oven yang belum panas stabil membuat:

  • Bagian atas cepat gosong

  • Bagian bawah masih pucat

  • Warna tidak rata antar tray

Buat pengusaha bakery, konsistensi warna adalah kunci penjualan, apalagi untuk produksi massal.


Matang Lebih Cepat dan Efisien Bahan Bakar

Dengan oven yang telah dipanaskan:

  • Proses matang lebih cepat

  • Cycle time menjadi lebih konsisten

  • Konsumsi gas/power lebih efisien

Ini sangat berpengaruh pada perhitungan HPP dan kapasitas produksi harian.


Mengurangi Risiko Produk Gagal

Bayangkan harus buang satu batch roti hanya karena oven belum panas, sehingga rugi waktu, rugi bahan.
Pre-heat membantu menjaga:

  • Standard operational procedure (SOP)

  • Konsistensi kualitas produk

  • Kepercayaan pelanggan


Apa yang Terjadi Jika Oven Tidak Di-Pre-Heat?

Tanpa pre-heat, risiko berikut sering terjadi:

  1. Roti zonk (tidak mengembang)
  2. Permukaan retak
  3. Bagian dalam masih mentah
  4. Warna belang
  5. Daya tahan produk lebih pendek
  6. Boros gas karena waktu memanggang jadi lebih lama

Dalam konteks usaha, ini artinya penurunan kualitas, komplain pelanggan, dan turunnya repeat order.


Berapa Lama Harus Pre-Heat Oven?

Untuk oven komersial, standar pre-heat biasanya:

  • 10–15 menit untuk oven gas / listrik ukuran kecil

  • 15–25 menit untuk oven deck komersial

  • Pastikan suhu sudah mencapai temperatur resep (umumnya 160–200°C)

Namun, durasi tetap bergantung pada jenis oven dan kapasitasnya.

Jika bisnis kamu memakai oven deck industri, pre-heat tidak bisa dilewatkan sama sekali.


Bagaimana Cara Pre-Heat yang Benar?

Berikut langkah sederhana:

  1. Nyalakan oven dan atur suhu sesuai resep.

  2. Biarkan oven memanaskan hingga suhu stabil.

  3. Pastikan thermometer internal bekerja dengan baik.

  4. Jangan membuka pintu oven selama pre-heat — ini bikin panas kabur.

  5. Setelah stabil, baru masukkan adonan.

Pre-heat yang benar = hasil yang konsisten.


Ingin Hasil Panggang Selalu Konsisten? Gunakan Oven yang Komersial & Stabil

Mesin oven bukan sekadar alat pemanas. Untuk usaha, oven harus bisa:

  • Menjaga panas stabil

  • Memiliki sistem pembakaran efisien

  • Matang merata

  • Tahan untuk produksi harian intens

  • Hemat operasional

Untuk kebutuhan ini, Gas Oven Fomac BOV-ARF40H adalah salah satu pilihan terbaik untuk bakery, hotel, dan UMKM kuliner.


Rekomendasi Oven untuk Pengusaha: Fomac Gas Oven BOV-ARF40H

Oven ini dirancang khusus untuk produksi skala usaha dengan sistem pembakaran atas dan bawah, sehingga panas lebih merata dan stabil.

Keunggulan Utama

  1. Menggunakan bahan bakar LPG hemat & tahan lama
  2. Tray stainless steel anti-karat
  3. Suhu bisa diatur hingga 20°C–300°C
  4. Ruang pembakaran luas, matang merata
  5. Indikator digital mudah digunakan
  6. Pintu kaca tebal + celah lihat proses pemanggangan
  7. Kelistrikan rapi & aman untuk produksi harian
  8. Sangat cocok untuk bakery, café, hotel, katering, UMKM pangan

Dengan oven yang stabil, proses pre-heat akan maksimal dan hasil panggangan jauh lebih konsisten.


Spesifikasi Gas Oven BOV-ARF40H

  • Voltase: 220 V

  • Frekuensi: 50 Hz

  • Daya: 150 Watt

  • Temperatur: 20°C – 300°C

  • Tekanan Gas (T.P.): 2800 Pa

  • Chamber: 860 x 630 x 200 mm

  • Berat: 185 Kg

  • Dimensi: 1290 x 900 x 1430 mm

  • Tipe: 2 Deck, 4 Trays


Pre-heat bukan sekadar rutinitas ini adalah fondasi kualitas dalam produksi bakery.
Dengan oven yang tepat dan teknik yang benar, pengusaha bisa menghasilkan produk lebih konsisten, efisien, dan bernilai jual tinggi.

Jika membutuhkan oven yang handal, hemat, dan stabil untuk usaha, Gas Oven Fomac BOV-ARF40H siap membantu mendongkrak kualitas produksi harian Anda.

Hai! Selamat datang di website FOMAC!

Fomin siap membantu Anda. Jangan ragu untuk memberi tahu Fomin kebutuhan kamu.

Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami