Cara Memilih Mesin Bakery Sesuai Kapasitas Produksi Roti | Blog Fomac
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
MESIN KAMI SOLUSI ANDA | KUALITAS TERJAMIN
Selamat Datang Di Fomac Indonesia
Mesin Kami Solusi Anda

Cara Memilih Mesin Bakery Sesuai Kapasitas Produksi Roti

Diposting oleh : Fomac Indonesia
29 January 2026 | 14:18 WIB

Source: google

Industri bakery terus berkembang pesat, mulai dari usaha rumahan, bakery artisan, hingga pabrik roti skala industri. Namun, satu kesalahan yang sering terjadi di awal adalah salah memilih mesin bakery yang tidak sesuai dengan kapasitas produksi. Akibatnya? Produksi tidak optimal, biaya membengkak, dan kualitas roti tidak konsisten.

Artikel ini akan membahas secara lengkap cara memilih mesin bakery sesuai kapasitas produksi roti, agar bisnis bakery Anda bisa berjalan efisien, scalable, dan siap berkembang.

Mengapa Kapasitas Produksi Sangat Penting dalam Memilih Mesin Bakery?

Kapasitas produksi bukan sekadar jumlah roti yang dihasilkan per hari, tetapi mencakup:

  • Volume adonan per batch
  • Frekuensi produksi harian
  • Target pertumbuhan bisnis
  • Ketersediaan tenaga kerja
  • Luas dapur atau ruang produksi

Mesin bakery yang terlalu kecil akan memperlambat produksi, sementara mesin yang terlalu besar bisa menjadi pemborosan investasi jika belum dibutuhkan.


Klasifikasi Kapasitas Produksi Bakery

Sebelum memilih mesin, kenali dulu skala usaha bakery Anda:

1. Bakery Skala Rumahan (Home Bakery)

Produksi: 50–200 roti/hari
Target: Pre-order, UMKM, reseller kecil

Ciri utama:

  • Produksi tidak setiap jam
  • Mengandalkan tenaga manual
  • Ruang dapur terbatas

2. Bakery Skala Menengah

Produksi: 300–1.000 roti/hari
Target: Toko roti, café, hotel kecil, katering

Ciri utama:

  • Produksi rutin harian
  • Konsistensi kualitas mulai krusial
  • Perlu efisiensi waktu dan tenaga

3. Bakery Skala Industri

Produksi: >1.000 roti/hari
Target: Distribusi luas, supermarket, pabrik roti

Ciri utama:

  • Produksi massal
  • Minim kesalahan manusia
  • Mesin harus kuat, stabil, dan tahan kerja berat

Baca Juga : Satu Oven, Ribuan Cerita: Perjalanan Frothe Menjaga Kualitas Cookies


Mesin Bakery Utama yang Wajib Disesuaikan dengan Kapasitas Produksi

1. Mixer Roti (Dough Mixer)

Mixer adalah jantung produksi bakery.

Klik di Sini untuk Melihat Berbagai Jenis Pilihan Planetary Mixer!

Tips memilih:

  • Skala rumahan → Planetary mixer (5–10 kg adonan)
  • Skala menengahSpiral mixer (15–30 kg)
  • Skala industri → Spiral mixer heavy duty (>30 kg)

Kesalahan umum:
Memaksakan planetary mixer untuk produksi besar → motor cepat panas & adonan tidak kalis sempurna.


2. Oven Roti

Oven menentukan tekstur, kematangan, dan warna roti.

Klik di Sini untuk Menentukan Pilihan Oven dengan Berbagai Pilihan Deck untuk Bisnis Bakery-mu!

Jenis oven berdasarkan kapasitas:

  • Oven deck 1–2 deck → UMKM & bakery kecil
  • Oven deck 3–5 deck → bakery menengah
  • Rotary oven / tunnel oven → industri

Perhatikan:

  • Kapasitas loyang per deck
  • Konsumsi listrik atau gas
  • Stabilitas suhu

3. Proofer (Mesin Fermentasi)

Sering diremehkan, padahal sangat krusial.

Klik di Sini untuk Mengetahui Proofer yang Pas untuk Skala Bisnis Bakery!

Proofer dibutuhkan ketika:

  • Produksi sudah rutin
  • Ingin hasil roti konsisten
  • Mengurangi ketergantungan cuaca

Skala kecil bisa pakai proofer 8–12 tray, sedangkan industri membutuhkan proofer besar dengan kontrol suhu & kelembapan otomatis.


4. Dough Sheeter & Divider (Opsional tapi Krusial)

Manual Dough Divider DDR-RMK36MST

Tentukan Dough Divider Unggulan untuk Naik Level!

Untuk produksi roti berlapis, pastry, atau roti dengan ukuran seragam.

Cocok untuk:

  • Bakery menengah ke atas
  • Produksi croissant, danish, puff pastry
  • Menghemat tenaga kerja manual

Baca Juga : Cara Membersihkan dan Merawat Oven untuk Menghindari Karat dan Kerusakan


Cara Menentukan Mesin Bakery yang Tepat (Step-by-Step)

1. Hitung Produksi Harian Realistis

Jangan hanya hitung hari ini, tapi:

  • Target 6–12 bulan ke depan
  • Potensi pesanan besar
  • Penambahan cabang

2. Sesuaikan Mesin dengan Jam Kerja

Mesin kecil tapi dipakai non-stop = cepat rusak.
Lebih baik mesin sedikit lebih besar tapi kerja lebih santai.

3. Perhatikan Daya Listrik & Infrastruktur

Pastikan:

  • Daya listrik mencukupi
  • Ventilasi aman
  • Layout dapur mendukung alur produksi

4. Pilih Brand dengan Layanan Purna Jual Jelas

Mesin bakery adalah investasi jangka panjang, bukan barang sekali pakai.


Kesalahan Fatal Saat Memilih Mesin Bakery

  1. Fokus harga murah, bukan kapasitas
  2. Tidak mempertimbangkan growth bisnis.
  3. Mengabaikan service & sparepart
  4. Mesin tidak food grade
  5. Overworking mesin kecil

Rekomendasi Mesin Bakery Sesuai Kapasitas Produksi

Bagi Anda yang sedang mencari mesin bakery untuk berbagai skala usaha, FOMAC menyediakan rangkaian mesin roti lengkap, mulai dari:

  • Mixer roti skala menengah hingga industri
  • Oven deck dan oven industri
  • Proofer berkualitas
  • Dough sheeter & mesin pendukung bakery lainnya

Semua mesin dirancang untuk konsistensi produksi, efisiensi energi, dan daya tahan jangka panjang, sehingga cocok untuk UMKM hingga pabrik roti.

Anda bisa melihat lengkapnya di kategori Mesin Bakery unggulan di Kategori Mesin Roti


Penutup

Memilih mesin bakery bukan soal “yang paling mahal” atau “yang paling besar”, tetapi yang paling sesuai dengan kapasitas produksi dan arah bisnis Anda. Dengan mesin yang tepat, produksi akan lebih efisien, kualitas roti terjaga, dan bisnis bakery siap berkembang tanpa hambatan teknis. Jika Anda serius membangun usaha bakery jangka panjang, pastikan setiap mesin yang dipilih adalah solusi, bukan masalah di kemudian hari. 

Hai! Selamat datang di website FOMAC!

Fomin siap membantu Anda. Jangan ragu untuk memberi tahu Fomin kebutuhan kamu.

Hello! What can I do for you?
×
Hubungi Kami